This case study's content is available in Bahasa Indonesia.
All Case Studies
timber April 2018

Transformasi Sistem Produksi & Akuntansi A Private Woodworking Company — Sawmill Kayu Meranti

Bulanan → Harian Tutup Buku
Per Job Order HPP
BI + DJP Kurs Dikelola
Real-time Inventory
Transformasi Sistem Produksi & Akuntansi A Private Woodworking Company — Sawmill Kayu Meranti

Situation Before Implementation

A Private Woodworking Company mengoperasikan sawmill kayu Meranti dengan mengolah log dari konsesi sendiri menjadi berbagai grade papan output. Seluruh pencatatan produksi dan perhitungan biaya dilakukan secara manual di Excel — tidak terintegrasi dengan data keuangan. Tutup buku bisa terlambat beberapa bulan dengan akurasi yang rendah, karena rekonsiliasi antara data produksi dan data keuangan sangat sulit dilakukan. Relasi antara satu job order produksi dengan biaya aktual yang melekat tidak bisa di-trace secara sistematis. Di sisi kurs, perusahaan harus mengelola dua kurs berbeda secara manual — kurs BI (Bank Indonesia) untuk pelaporan keuangan dan kurs DJP (pajak/bea cukai) untuk kebutuhan fiskal — tanpa sistem yang memisahkan keduanya secara akuntansi. Dokumen ekspor dikelola secara manual dan tidak terhubung dengan data produksi maupun keuangan.

What We Implemented

Implementasi pertama dilakukan pada April 2018, mencakup Matadoo Timber ERP (berbasis Odoo) dengan:
- Reverse BoM: 1 log input → multiple output grade dengan alokasi biaya proporsional otomatis
- HPP berbasis rendemen: biaya log dialokasikan ke setiap output berdasarkan proporsi volume aktual per job order produksi
- Dimensi native TWL (Thickness × Width × Length) dan satuan m³ untuk seluruh inventori papan
- Manajemen kurs ganda: kurs BI dan kurs DJP dikelola dalam satu sistem, dipisahkan secara akuntansi
- HPP per job order: setiap job order produksi menghasilkan perhitungan HPP yang akurat dan ter-trace

Pada 2024, dilakukan upgrade dan pemutakhiran proses bisnis — menyesuaikan sistem dengan perkembangan skala dan kebutuhan operasional A Private Woodworking Company.

Changes After Implementation

Waktu tutup buku yang sebelumnya bisa terlambat beberapa bulan kini dapat diselesaikan secara harian — data produksi dan keuangan selalu tersinkronisasi. Inventori papan tersedia real-time per grade, per dimensi TWL, dan per lokasi.

Rekonsiliasi kurs BI dan DJP kini berjalan otomatis di dalam sistem — tidak lagi membutuhkan spreadsheet terpisah untuk kebutuhan akuntansi vs. fiskal. Model biaya yang sebelumnya hanya ada di kepala tim keuangan dan file Excel kini terdokumentasi dan berjalan otomatis di dalam sistem — transferable dan audit-ready.

Traceability lintas produksi, inventori, dan keuangan mendukung kebutuhan sertifikasi dan audit. Dokumen ekspor terhubung langsung ke sistem dan dihasilkan secara otomatis dari data produksi yang sudah ada — menghilangkan proses input manual terpisah.

View More Case Studies

We have helped various industries across Indonesia transform digitally.

All Case Studies