This case study's content is available in Bahasa Indonesia.
All Case Studies
poultry April 2019

A Private Farm Group: 8 Farm, 4 Pulau, Satu Sistem

8 Farm Farm Terhubung
4 Pulau Sebaran
Otomatis HPP per Butir Telur
Apr 2019 Go-live Pertama
6+ Tahun Kemitraan
A Private Farm Group: 8 Farm, 4 Pulau, Satu Sistem

Situation Before Implementation

A Private Farm Group telah beroperasi sebagai produsen telur ayam layer sejak 1985. Dengan 8 farm yang tersebar di Jawa, Kalimantan, NTB, dan NTT — serta struktur multi-entitas — pertumbuhan bisnis menciptakan tantangan operasional yang tidak bisa diselesaikan oleh sistem yang ada saat itu. Kondisi sebelum implementasi: - Sistem yang digunakan tidak mendukung konsolidasi multi-farm: setiap farm beroperasi sebagai silo terpisah, laporan lintas farm dikerjakan manual - HPP per butir telur dihitung manual setiap akhir bulan — bukan berdasarkan data aktual per periode produksi, tapi rekap di atas kertas - Tidak ada visibilitas real-time: manajemen grup tidak bisa melihat kondisi produksi, stok pakan, atau posisi kas dari masing-masing lokasi tanpa menunggu laporan yang dikumpulkan secara manual - Stok pakan, obat-obatan, dan bahan produksi lintas farm tidak terpantau secara terpusat - Transaksi antar entitas dalam grup (intercompany) dikerjakan manual dan rawan selisih

What We Implemented

Matadoo diimplementasikan dengan arsitektur multi-company, multi-warehouse, dan multi-lokasi yang dirancang untuk kebutuhan spesifik operasional peternakan ayam layer skala grup.

Yang diimplementasikan:
- Interkoneksi seluruh farm dan entitas dalam satu platform terpusat — setiap farm tetap otonom secara operasional, namun terhubung penuh untuk kebutuhan konsolidasi
- Laporan konsolidasi grup tersedia secara otomatis — tidak ada lagi rekonsiliasi manual lintas farm
- Perhitungan HPP per butir telur berbasis data produksi aktual, bukan kalkulasi manual akhir bulan
- Manajemen stok pakan, obat, dan bahan produksi terpantau lintas farm secara real-time
- Otomasi transaksi intercompany antar entitas dalam grup
- Visibilitas profitabilitas per farm dan per periode — manajemen grup dapat membandingkan performa antar lokasi secara objektif

Proses adopsi sistem dilakukan dengan pelatihan ekstensif oleh tim Unitek Solusi — mencakup seluruh level staf, dari manajemen hingga pekerja lapangan. Tidak ada shortcut: kami memastikan setiap pengguna benar-benar memahami dan nyaman dengan sistem sebelum go-live.

Implementasi pertama: April 2019. Pada 2025, dilakukan upgrade platform dan penyesuaian proses bisnis seiring perkembangan skala operasional grup.

Changes After Implementation

A Private Farm Group kini mengoperasikan jaringan 8 farm lintas pulau dengan kendali dan visibilitas yang tidak mungkin dicapai sebelumnya:

- HPP per butir telur dihitung otomatis berdasarkan data produksi aktual — bukan lagi angka yang baru diketahui di akhir bulan setelah semua sudah terjadi
- Laporan konsolidasi 8 farm tersedia tanpa rekonsiliasi manual — manajemen grup bisa membaca kondisi keseluruhan bisnis kapan saja
- Profitabilitas per farm dan per periode terpantau secara objektif — perbandingan performa antar lokasi kini berbasis data, bukan laporan narasi
- Stok pakan dan bahan produksi lintas farm terpantau terpusat — pengadaan lebih terencana, tidak ada lagi kelebihan atau kekurangan stok yang tidak terdeteksi
- Waktu tutup buku bulanan yang sebelumnya memakan berhari-hari dari proses rekap manual kini dipangkas drastis
- Transaksi intercompany antar entitas berjalan otomatis — eliminasi selisih akibat pencatatan ganda
- Seluruh pekerja lapangan berhasil mengadopsi sistem digital sepenuhnya — bukan karena sistemnya sederhana, tapi karena proses pelatihan yang terstruktur dan intensif dari tim kami

Kemitraan yang dimulai April 2019 berlanjut dan diperkuat dengan implementasi kedua di 2025 — mencerminkan kepercayaan jangka panjang dari perusahaan yang telah berdiri sejak 1985.

View More Case Studies

We have helped various industries across Indonesia transform digitally.

All Case Studies